Ekspresi Yang Kamu Keluarkan Terkadang Hanya Untuk Menutupi Perasaan Yang Sebenarnya

Untuk menghindari rasa sakit atau sebuah kekecewaan yang sedang kamu alami, tentunya kamu mencoba mendoktrin dirimu sendiri agar tidak terpuruk lebih dalam lagi. Cara yang kamu lakukan untuk mendoktrin terkadang menggunkan emosi-emosi yang negatif untuk menutupi sakit hatimu tapi kamu tak menyadarinya. Apakah kamu pernah menyadari hal ini?

Kamu sering menutupi perasaan sakit hati, penyesalan atau kesedihanmu dengan rasa takut dan ketidakpastian

sad girlRasa takutmu untuk menutupi kesedihanmu via wallpapersinhq.com

Rasa sakit yang bercampur penyesalan menghampirimu,tanpa sadar kamu akan panik dan takut. Saat suatu hal datang padamu, kamu seolah tak bisa memberikan sebuah kepastian akan hal tersebut karena kamu tak ingin lebih sakit hati atau akan menyesal kedua kalinya. Kamu takut akan perasaan itu akan terlalu lama untuk tinggal dalam dirimu.

Kamu akan menunjukan kebingungan ketika kamu ingin menutupi rasa marah, kesal dan kecewa

takutkamu kebingungan saat ingin menunujukan perasaanmu viawww.pinterest.com

Kebingungan ini memang seperti satu paket dengan kata kecewa tapi sulit untuk kamu ungkapkan. Kamu menjadi malas untuk melakukan hal-hal lainnya. Rasa kesal dan marah hinga kecewa yang datang menghampiri membuatmu sulit untuk mengungkapkan semua apa yang kamu rasakan kepadanya. Makanya kebinggunganmu ketika sulit mengungkapankan perasaan ini membuat orang sekitarmu jga merasakan binggung dengan tingkahmu dan sulit untuk memahammu. Walaupun ini tanpa kamu sadari, coblah mulai dari sekarang kamu mengungkapkan rasa kecewa, marah dan kesalmu itu.

Rasa tidak enak dan cemas akan menghampirimu saat kamu mencoba untuk mencegah perasaan-perasaan yang akan menyakitimu

bad mood girlDiam karena tak enak bercampur cemas via wereblog.com

Takut, rasa bersalah, kecewa atau kesal akan sebisa mungkin kamu hindari dan tak ingin mereka hinggap di hatimu berlama-lama. Hingga akhirnya kamu merasakan kecemasan karena takut. Takut jika semua perasaan itu akan datang atau menghampirimu hingga kamu merasakan tidak enak. Tidak enak untuk menolak, tidak enak untuk berbagi, tidak enak untuk beranjak karena takut akan lebih parah dari perasaan sakit yang kamu alami saat ini. Kamu akan mengiyakan apa saja yang membuatmu tenang tapi pada kenyataannya terkadang semua itu malah menyulitan dirimu untuk memudarkan perasaan-perasaan yang ada dalam dirimu karena terlalu komplek.

Cinta dan pengampunan pun kamu gunakan agar kamu tak merasakan rasa sakit, kecewa, marah dan penyesalan

girl sunlightRasa cintamu terkadang kamu gunakan untuk menutupi sakitmu via youquee.com

Ketika rasa cinta pada seseorang yang telah menyakiti atau mengecewakan masih ada dalam hatimu, maka sebuah pengampunan itu akan kamu berikan padanya. Hal ini karena kamu ingin meredakan rasa sakit, kecewa dan amaramu. Sekalipun dia telah melakukannya berulang kali dan selalu membuatmu rasakan sakit, tapi kamu masih bisa memaafkannya karena cinta. Rasa marah, kecewa yang telah membuatmu sakit, tertutupi dengan rasa cinta  tersebut dan kamu tak menyadarinya. So, cobalah mulai sekarang memahami kembali hatimu. Apakah sebuah rasa sakit yang berulang kali menorehkan luka dihatimu akan selalu sembuh dengan cinta? Tak lelahkah kamu? Cobalah ungkapan rasa yang sesungguhnya itu bahwa kamu terluka.

Bagikan Pendapatmu

Written by Risna Dianti

Pecinta pantai, penikmat mie, terkadang tersesat dalam dunia imajinasinya sendiri dan tersadarkan ketika sebuah tabokkan mendarat dengan licin dijidat yang teramat lapang melebihi lapangan baseball.