5 Cara Kurang Elegan Agar ‘Dipecat’ dari Kantor

Bosan di tempat kerja adalah hal yang biasa, terlebih ketika kamu sudah menjalani waktu bertahun-tahun di sebuah perusahaan namun tak kunjung mengalami peningkatan yang berarti. Promosi jabatan yang gak jelas rimbanya, kenaikan gaji yang cuma rumor, atau hal-hal lain yang bikin kamu bete.

Source: Tumblr

Oke, pada intinya kamu ingin segera menyudahi karirmu disana. Kamu ingin mencari tempat kerja lain yang kamu anggap lebih ‘menjamin’ dan ‘royal’ sehingga status sosial dan pendapatanmu pun meningkat. Perusahaan lama rasanya udah terlalu eneg dan menjemukan buat kamu.

Selanjutnya kamu sudah menyiapkan surat resign, tapi belum terlalu mantap karena pekerjaan baru belum benar-benar ada di genggaman. Alhasil kamu pun menunda pengajuan resign-mu sambil menunggu kepastian dari perusahaan baru yang kamu incar.

Kalau hal-hal diatas sedang kamu alami, jangan pernah melakukan 5 hal ini ya. Lebih baik menunggu waktu resign dengan elegan ketimbang melakukan hal-hal buruk yang membuat reputasimu kurang baik di tempat kerja. Gak perlu nunggu surat resign, kamu pun bakal langsung dipecat kalau melakukan hal-hal dibawah ini di tempat kerja.

1. Koar-koar membandingkan gaji perusahaan

Okelah kamu merasa gaji yang kamu dapatkan tak seberapa jika dibandingkan gaji di perusahaan lain dengan posisi yang sama. Tapi gak perlu sampai koar-koar ke semua orang kalau gajimu kurang di tempat tersebut bukan?

Selain menunjukkan rasa kurang bersyukur, nilai dan pandangan temen-temen ke kamu juga jadi kurang baik. Kalau merasa gaji yang kamu dapat gak sesuai, silahkan ajukan ke atasan langsung, dan jika atasan tetep gamau naikin gaji, resign lah dengan cara yang terhormat.

2. Membuka aib perusahaan di depan klien

Rasa sebal dan bete yang memuncak membuatmu seidkit berniat jahat. Kamu yang notabene udah cukup lama bekerja di kantor itu, udah sedikit banyak mengenal klien dari perusahaan tempat kamu kerja.

Niat buruk pun tiba-tiba muncul. Kamu ingin membocorkan rahasia sekaligus aib perusahaan di hadapan klien. Dengan harapan agar dendammu pada perusahaan terbalaskan. Big no no! Jangan sampai kamu melakukan hal ini, karena cara ini sama sekali gak profesional. Alih-alih dendam terbalaskan, kamu pun bisa langsung dipecat dari kantor dengan tidak hormat.

3. Menolak mengerjakan tugas penting dari atasan

Meskipun kamu sudah memutuskan untuk keluar dari kerja, tapi kamu belum 100% resmi resign kan? Artinya, kamu masih punya tanggung jawab penuh terhadap perusahaan untuk mengerjakan tugas dan kewajiban.

Amat sangat kurang bijak kalau kamu sampai enggan mengerjakan tugas kantor sebelum nama kamu benar-benar telah tercoret dari daftar karyawan di perusahaan.

Source: Tumblr

4. Mengeluh soal beban kerja yang gak sebanding dengan gaji

Kamu merasa gaji yang kamu dapat gak sebanding dengan beban dan tanggung jawab kamu, mungkin ini alasan yang membuat kamu ingin segera lepas dari tempat kerja kamu sekarang. Tapi, terus-terusan mengeluh soal besaran gaji juga kurang baik lho, apalagi kalau keluhan ini sampai bikin panas temen-temen di kantor.

Daripada terus mengeluh lebih baik memantapkan diri untuk segera keluar dari tempat kerja jika emang marasa gaji gak memadai. Gak perlu menunggu kepastian dari perusahaan lain yang kamu lamar, ketimbang kamu udah beneran gak iklas kerja di kantor yang lama.

5. Sengaja cari masalah dengan berselisih dengan rekan kerja

Pikiran yang udah gak sejalan dengan kantor dan rekan kerja bikin kamu terus uring-uringan saat bekerja. Sampai-sampai akhirnya kamu terlibat masalah dan perselisihan dengan teman kantor. Jangan sampai ini terjadi ya, karena hal ini akan berpengaruh pada reputasi kamu di karir selanjutnya.

Ingat, kamu masih akan berkarir untuk bebeapa tahun kedepan, meskipun bukan di perusahaan lama. Tapi, reputasi yang baik akan membawa pada jenjang karir yang lebih memuaskan bukan?

Bagikan Pendapatmu